Penerapan Ekstrak Putri Malu (Mimosa pudica L.) sebagai Penghambat Melanosis pada Udang selama Penyimpanan Dingin -- Application of Mimosa pudica L. Extract on the Melanosis in Shrimp during Chilled Storage

Nabila Tsarwatul Jannah, Tri Winarni Agustini, Apri Dwi Anggo

Abstract


ABSTRAK

Salah satu masalah pada mutu udang selama penanganan adalah munculnya melanosis. Melanosis merupakan bercak hitam yang timbul akibat aktivitas enzim PPO (polifenoloksidase). Tanaman putri malu (Mimosa pudica L.) memiliki senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai antioksidan seperti flavonoid, fenol dan tanin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas  dan konsentrasi terbaik ekstrak tanaman putri malu (Mimosa pudica L.) dalam proses enzimatis (melanosis) pada udang selama penyimpanan dingin.  Konsentrasi yang digunakan adalah 0%, 3%, 5% dan 7% dengan penyimpanan selama 10 hari dan pengujian  dilakukan setiap 2 hari (hari ke 0, 2, 4, 6, 8 dan 10). Paramater pengujian yang diamati adalah uji melanosis secara visual, TBA, TVBN, sensori dan pH. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak tanaman putri malu memberikan pengaruh nyata dalam mempertahankan mutu udang dari terjadinya reaksi melanosis hingga hari ke-6. Konsentrasi terbaik adalah konsentrasi 7% yang dapat mempertahankan mutu udang hingga hari ke-6 karena konsentrasi 7% memiliki nilai hasil uji melanosis, TBA, TVBN, dan pH yang terendah serta nilai sensori tertinggi.

 

ABSTRACT

One of shrimp handling problem is the appearance of melanosis. Melanosis is a blackspot appearance caused by PPO (Polyphenoloxidase) activity.  Mimosa  pudica  L. contains bioactive compound that has antioxidant properties such as flavonoid, phenols, and tannin. The aim of this research was to determine the effectiveness and the best concentration of mimosa plant extract on enzymatic process (melanosis) in shrimp during chilled storage. Concentration of 0%, 3%, 5% and 7% of mimosa plant extract was used with a 10 days storage and evaluated with parameters of melanosis assessment, TBA, TVBN, sensory and pH every 2 days (day 0, 2, 4, 6, 8 and 10). Completely Random Design was used as the experimental design. The results showed that the mimosa plant extract was able to mantain the quality of shrimp from melanosis until day 6. The best concentration was 7% which successfully maintain the quality of shrimp until day 6 which had the lowest melanosis assessment, TBA, TVBN, and pH value and also had the highest sensory score..



Keywords


putri malu, melanosis; udang; penyimpanan dingin; kesegaran

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jpbkp.v13i2.485

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

ISSN : 1907-9133(print), ISSN : 2406-9264(online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.