Monitoring, Evaluasi Kinerja dan Kaji Ulang Sistem Manajemen Mutu Lingkup BBRPPBKP

Pembukaan Kegiatan Monev dan Kaji Ulang Manajemen oleh Kepala BBRPPBKP

 

Sebagai bentuk perwujudan akuntabilitas kinerja, BBRPPBKP menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja Semester II sekaligus Kaji Ulang Sistem Manajemen Mutu (16-17/12). Kegiatan Monitoring dan Evaluasi dibuka oleh Kepala BBRPPBKP dan dihadiri oleh pejabat-pejabat struktural dan para peneliti. Kegiatan ini merupakan media komunikasi antara pejabat struktural dan fungsional peneliti yang salah satu tujuannya untuk menggali berbagai permasalahan selama tahun berjalan dan mencari pendekatan solusi atas permasalahan-permasalahan yang muncul. Disamping itu kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini juga bertujuan untuk mensinergikan perencanaan kegiatan di tahun mendatang agar dapat berjalan lebih baik.

Sebagai unit pelaksana teknis Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) yang memiliki laboratorium yang telah diakreditasi oleh KAN berdasarkan penerapan standar ISO 17025:2017, BBRPPBKP harus melakukan Kaji Ulang Manajemen (KUM) minimal sekali dalam setahun. KUM dipimpin oleh Kepala Balai sebagai Manajer Puncak, dan dihadiri oleh seluruh personel laboratorium. Agenda KUM meliputi: Kesesuaian antara kebijakan dan prosedur, laporan dari staf manajerial dan personil penguji, laporan hasil audit internal terakhir, tindakan perbaikan dan pencegahan, Laporan Ketidaksesuaian (LKS) dari badan eksternal, hasil uji banding antar laboratorium dan uji profisiensi, perubahan volume dan jenis pekerjaan, laporan keluhan dan umpan balik pelanggan, rekomendasi tentang peningkatan, sasaran mutu, Faktor-faktor relevan lainnya.

KUM dipimpin oleh Kepala Bidang Tata Operasional mewakili Kepala BBRPPBKP

Hasil KUM menunjukkan bahwa secara umum seluruh kebijakan dan prosedur telah sesuai dengan penerapannya, kecuali beberapa ketidaksesuaian yang telah dilaporkan pada hasil audit internal.  Sementara terkait hasil evaluasi kegiatan manajerial terdapat beberapa masalah yang cukup kruisial, diantaranya belum adanya peraturan kerja sama komersial di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga menyebabkan terhambatnya proses hilirisasi produk-produk yang dihasilkan oleh BBRPPBKP. Selama ini kerja sama dengan perusahaan yang dilakukan oleh BBRPPBKP seringkali terbentur oleh masalah regulasi, sehingga tidak bisa berjalan optimal. Masalah ini sudah dibicarakan di tingkat pusat dan mendapat perhatian yang serius dari Kepala BRSDM.

Secara umum pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Semester II berjalan dengan baik. Hasil evaluasi yang telah dirumuskan dalam kegiatan ini akan dilaporkan kepada Kepala BRSDM dan menjadi acuan bagi perbaikan pelaksanaan kegiatan BBRPPBKP di masa mendatang.

(AB/DZ)