Tiga Penelitian BBRP2BKP berhasil lolos seleksi INSINAS 2018

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) mengumumkan tiga proposal penelitian dari Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRP2BKP) dinyatakan lolos Program INSINAS Gelombang 2 tahun 2018 (9/5). Penetapan penerima program INSINAS ini dukukuhkan dalam Keputusan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Ristekdikti No 13/E/KPT/2018 (http://risbang.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2018/05/SK-Penetapan-Insinas-2018-Gelombang-II.pdf)

Program INSINAS merupakan bantuan pendanaan penelitian yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menguatkan Sistem Inovasi Nasional (Sinas) melalui peningkatan sinergi, peningkatan produktivitas dan pendayagunaan sumberdaya litbang nasional. Lebih lanjut, program ini diharapkan mampu mengasilkan hasil riset yang dapat dikembangkan dalam skema-skema pendanaan riset selanjutnya yang lebih bersifat pengembangan produk menuju implementasi hasil penelitian, seperti Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) dan Program Insentif Teknologi yang Dimanfaatkan di Industri (PITDI).

Proposal yang lolos seleksi akan didanai dengan anggaran DIPA Kementerian Ristekdikti tahun 2018. Ketiga proposal dari peneliti BBRP2BKP yang lolos tersebut adalah:
Penggunaan HPI Sebagai Ingredien Utama Bubur Instan untuk Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Mp-Asi) untuk Terapi Gizi Saluran Cerna, oleh Prof. Ekowati Chasanah ; Pengembangan Produk Mie Sayur Caulerpa Tepung Komposit Berbasis Mocaf Kaya Beta Karoten sebagai Pangan Fungsional oleh Ir. Murdinah, MS; dan Pengembangan Metode Pengujian Kualitas Beche-DeMer Sebagai Bahan Pangan Fungsional dan Nutraseutikal oleh Gintung Patantis, M.BiotechSt.

Ketiga proposal tersebut melanjutkan kesuksesan peneliti BBRP2BKP dalam program INSINAS setelah pada tahun sebelumnya dua proposal yang diketuai oleh Prof. Hari Eko Irianto dan Dini Fitriani, M.Si berhasil lolos seleksi program INSINAS 2017.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.