RSNI Penentuan Kadar Formldehida Bebas pada Produk Perikanan dengan Metoda Spektrofotometri

Pada tanggal 23-25 April 2018 telah diselengarakan Rapat Teknis Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI-2) Produk Perikanan oleh Komite teknis (Komtek) 65-05 di Gedung Mina Bahari 3. Jl Medan Merdeka Timur No 16. Jakarta.

Pada kesempatan ini dibahas 11 judul RSNI yang terdiri dari 7 judul RSNI baru dan 4 judul RSNI revisi. RSNI baru yang dibahas terdiri dari 5 konsep standar produk perikanan (standar fillet patin, chikuwa, kerupuk ikan, udang dan molluska siap makan, dendeng ikan dan keripik ikan), 2 konsep cara uji kimia yaitu penentuan kadar formldehida bebas dan penentuan kadar sianida. Sedangkan konsep standar yang berupa Revisi terhadap SNI yang telah ada adalah cara uji kimia penentuan kadar timah putih pada produk perikanan, standar tuna loin segar, udang segar dan marlin loin beku.

Peran aktif BBRP2BKP dalam hal ini adalah sebagai anggota Komtek 65-05 yang diwakili oleh Dr. Bagus S.B. Utomo dan sebagai konseptor RSNI yaitu Ir. Farida Ariyani MSc dan Dr. Hedi Indra Januar yang telah menyusun konsep standar cara uji kimia: penentuan kadar formldehida bebas pada produk perikanan dengan metoda spektrofotometri.

Pada pembahasan rancangan standar ini banyak masukan dari berbagai pihak terutama dari Badan Standarisasi Nasional (BSN), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), para pakar dan dari para stakeholders yaitu unit-unit pengolah ikan dan eksportir.

(BSBU)

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.