PUI Pasca Panen Perikanan BBRP2BKP Ditetapkan Sebagai Pusat Unggulan IPTEK

Pada hari Kamis, (13/12/2018), Ristek DIKTI mengadakan kegiatan Apresiasi Lembaga Litbang yand dihadiri oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Bapak  Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc. Acara ini merupakan rangkaian acara Jambore PUI (12 – 14 Desember 2018) dan dihadiri oleh kurang lebih 500 peserta dari 137 Pusat Unggulan IPTEK (PUI) dari seluruh Indonesia.  Pada kesempatan ini, Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBP2BKP) dengan PUI Bahan Aktif Laut yang telah ditetapkan 3 tahun lalu, kembali mengajukan PUI Pasca Panen Perikanan dan ditetapkan sebagai PUI. PUI Pasca Panen Perikanan merupakan salah satu PUI yang langsung ditetapkan sebagai PUI  bersama dengan PUI Konservasi Sumber Daya Hutan Tropis (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan) dari 31 PUI untuk tahun 2019. Sementara 29 PUI masih dalam status dibina.  Hal ini tentu saja merupakan kebanggaan tersendiri bagi Prof. Hari Eko Irianto, sebagai pembina PUI Pasca Panen Perikanan. Beliau   menyampaikan apresiasinya kepada Tim PUI Pasca Panen Perikanan yang sudah bekerja keras untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Ristek Dikti untuk menjadi PUI. Ketua PUI Pasca Panen Perikanan, BBRP2BKP, Dr. Subaryono menyatakan bahwa untuk mempertahankan status sebagai PUI yang sudah ditetapkan bukanlah pekerjaan yang mudah dan berharap agar semua komponen bisa saling mendukung dan bekerja sama sebagai sebuah tim(DSZ).