Peneliti BBRP2BKP menghadirkan “Rusip Khas Bangka” dalam Konferensi Internasional Pangan Fungsional

Rusip merupakan kuliner tradisional Bangka yang dibuat dari fermentasi ikan bilis dengan campuran gula merah, air kerak nasi, garam dan jeruk kunci. Bentuknya tidak menawan tapi banyak dicari sebagai penganan khas dan oleh-oleh. Siapa sangka, rusip juga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Arifah Kusmarwati, M.Sc., menuangkan hasil penelitiannya mengenai Rusip dalam bentuk poster pada  acara konferensi internasional bertajuk “Opportunities in Developing and Implementing Sustainable Functional Foods and Nutraceuticals” pada hari Rabu (28/03/2018) di Jakarta International Expo Kemayoran. Dalam presentasinya, Arifah menjabarkan tentang efek Pediococcus acidilactici F11 sebagai starter kultur terhadap perubahan mikrobiologis dan kimiawi dalam proses fermentasi rusip. Konferensi yang mengundang Prof. Dr. Chin-Kun Wang dari Chun Shan Medical University (Taiwan) sebagai pembicara kunci tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Health Ingredients South East Asia (HiSEA) bekerjasama dengan Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI).

Sehari sebelumnya, P3FNI juga mengadakan workshop pra-konferensi yang mengusung tema “Positioning Functional Foods and Nutraceuticals in Indonesia”. Sejumlah pakar dan praktisi pangan fungsional dan nutrasetikal turut diundang sebagai narasumber, diantaranya Drs. Tepy Usia, M.Phil., PhD dan Dra. Mauiizati Purba, Apt., M.Kes. (BPOM RI), Prof. Dr. Sri Raharjo (UGM), Patrick A. Kalona (APSKI – Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia), Prof. Rindit Pambayun (PATPI – Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia) dan Prof. Dr. Kazuo Miyashita (Hokkaido University). Workshop yang berlangsung bersamaan dengan pameran produk pangan dan farmasi dari seluruh dunia tersebut membahas tentang regulasi klaim nutrisi dan khasiat pada pangan, tren pasar pangan fungsional di Indonesia dan ASEAN serta penelitian-penelitian terbaru tentang pengembangan pangan fungsional dari bahan alam.  Peneliti BBRP2BKP yang juga hadir sebagai peserta pada kesempatan tersebut adalah Prof. Dr. Ekowati Chasanah dan Dr. Ariyanti S. Dewi.

 

(ASD)

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.