Peneliti BBBRP2BKP Bicara Tentang Pangan Fungsional Dari Perairan Indonesia Pada Seminar Nasional Ilmu Pangan 2018

Kontribusi Ilmu Pangan dalam Mewujudkan Ketersediaan Pangan untuk Hidup Berkualitas menjadi Tema Besar yang diangkat dalam acara Seminar Nasional Ilmu Pangan Nasional 2018 yang digagas oleh Fakultas Teknologi Pertanian pada tanggal 12 Juli 2018 di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB).

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan jejaring para ahli ilmu pangan di Indonesia, pemutakhiran informasi terkini, dan sosialisasi hasil-hasil penelitian di bidang ilmu pangan.

Perubahan gaya hidup dan kesadaran masyarakat Indonesia menuntut industri pangan untuk dapat memproduksi pangan yang praktis penyajiannya, bergizi, aman dan menyehatkan. Kebutuhan masyarakat tersebut melahirkan terminologi yang disebut dengan pangan fungsional. Pangan fungsional adalah makanan dan bahan pangan yang dapat memberikan manfaat tambahan di samping fungsi gizi dasar pangan tersebut dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Pangan fungsional dimungkinkan memiliki sifat fungsional untuk seluruh populasi atau kelompok khusus yang didefinisikan secara jelas sebagai contoh khusus untuk usia tertentu atau untuk golongan yang memiliki sifat genetik tertentu. Selain itu, pangan fungsional juga mencakup produk yang dibuat secara khusus untuk meningkatkan penampilan fisik maupun kognitif. Contoh dari produk tersebut yaitu minuman olahraga, minuman pengganti elektrolit, serta makanan dalam bentuk batangan yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi fisiologis saat berolahraga.

Prof. Dr. Ekowati Chasanah, peneliti dari BBRPPBKP, menjadi salah satu Pembicara dalam acara seminar tersebut. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas laut 2/3 dari total luas wilayah memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber pangan fungsional maupun bahan-bahan penyusunnya. Indonesia memiliki laut dengan biota dan tanaman laut yang unik, kaya akan bahan aktif yang dapat digunakan untuk produk pangan fungsional. Selain itu Indonesia juga memiliki perairan darat berupa sungai dan danau dengan berbagai ikan endogenous yang selama ini telah digunakan sebagai bahan pangan sumber protein sekaligus berpotensi menjadi bahan-bahan penyusun pangan fungsional. Telah banyak hasil riset yang dilakukan terhadap sumber daya hayati laut dan perairan darat, diantaranya ikan, rumput laut, teripang, dan mikroalga, yang kesemuanya dapat mendukung berkembangnya industri pangan fungsional berbahan baku lokal.

Seminar ini juga dihadiri pembicara dari berbagai institusi, termasuk dari mancanegara, diantaranya: Prof. Dr. Irwandi Jaswir dari International Islamic University Malaysia, Prof. Dr. Nurul Huda dari University Sultan Zainal Abidin Malaysia, Dr. Dody Dwi Handoko dari BB Padi – Kementerian Pertanian RI, Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang dari IPB, Indah Epriliati, PhD dari Universitas Widya Mandala Surabaya, dan Dr. Ir. Nancy Dewi Yuliana dari IPB.

(AB)

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.