Menyambut Hari Bumi 2018: BBRP2BKP Siapkan Riset Bioplastik

Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah BRSDM, BBRP2BKP, turut serta dalam kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik di lingkungan kerja, diantaranya dengan tidak lagi menggunakan gelas/botol plastik dalam rapat-rapat di kantor.

Plastik merupakan polimer berbasis karbon yang sulit sekali untuk terdegradasi di alam sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengancam ekosistem. Diperkirakan ada sekitar 8 juta ton sampah plastik yang dibuang ke lautan setiap tahun di dunia. Menurut Jambeck, et.al (2015) dalam penelitiannya yang berjudul Plastic Waste Inputs From Land Into The Ocean terhadap 192 negara di dunia, Indonesia menyumbang sebanyak 3,22 juta metrik ton limbah plastik.

Menurut statistik persampahan domestik Indonesia, jenis sampah plastik menduduki peringkat kedua sebesar 5,4 juta ton per tahun atau 14 persen dari total produksi sampah di Indonesia (Indonesia Solid Waste Association, 2014)

Saat ini selain melakukan kampanye 3R, Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang) untuk mengendalikan sampah, diperlukan pula formula yang tepat untuk mempercepat proses penguraian plastik agar bisa segera kembali ke alam.

Salah satu penelitian yang dikembangkan di BBRP2BKP adalah pembuatan bioplastik dengan menggunakan bahan dasar karaginan yang berasal dari rumput laut merah. Bioplastik adalah plastik yang berasal dari sumber hayati terbarukan, seperti tanaman, bakteri, dan alga/rumput laut, yang dapat terdegradasi secara alamiah dan ramah lingkungan. Diharapkan melalui penelitian ini BBRP2BKP dapat berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan dari pencemaran sampah plastik.

Selamat Hari Bumi 2018!

 

(Arif)

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.