Daging Nabati Rumput Laut Caulerpa masuk dalam 110 Business Innovation Tahun 2018

 

Daging Nabati Caulerpa adalah produk daging analog yang terbuat dari rumput laut hijau Caulerpa racemosa. Daging nabati ini dapat dikonsumsi oleh kalangan vegetarian dan penganut agama yang melarang konsumsi daging. Daging nabati ini aman dikonsumsi oleh penderita obesitas, diabetes, maupun masyarakat pada umumnya.

Inovasi daging analog yang diproduksi dari rumput laut ini merupakan hasil riset dari peneliti BBRP2BKP, Ir. Murdinah, M.S., dan Tuti Wahyuni, M.Si, dari Kelompok Peneliti Pengolahan Produk. Keunggulan dari produk ini diantaranya: berbasis bahan alami rumput laut lokal yang tersedia melimpah di pesisir Indonesia, menggunakan teknologi sederhana yang bias di scale up, mengandung protein, serat dan beta karoten yang tinggi dengan kandungan lemak yang rendah, memiliki cita rasa gurih/umami yang khas dan mampu bersaing dengan daging hewani, serta menawarkan kemungkinan substitusi sebagai makanan vegetarian, food combining, ataupun makanan diet untuk yang memiliki masalah kesehatan. Produk Daging Nabati Rumput Laut Caulerpa ini terpilih dalam “110 Inovasi Indonesia – 2018” oleh Business Innovation Center (BIC) dan dapat diakses melalui tautan goo.gl/A562NE.

BIC didirikan pada tahun 2008 oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan tujuan mengoptimalkan pemberdayaan Inovasi di Indonesia untuk mendukung pembangunan nasional. BIC melakukan seleksi terhadap berbagai inovasi produk di Indonesia setiap tahun yang diharapkan dapat membuat sebuah sinergi yang dapat menjembatani dunia usaha dengan pusat teknologi/inovasi.

BBRP2BKP secara konsisten terus berupaya melakukan berbagai inovasi riset. Sejak tahun 2010 – 2018 beberapa hasil riset BBRP2BKP selalu terpilih dalam buku Inovasi Indonesia yang diterbitkan oleh BIC.

(AB)