Pengaruh Karagenan dari Rumput Laut Kappaphycus alvarezii terhadap kesegaran Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)

Arlin Anugerah Febrianti, Andri Nofreeana, Eric Armando

Abstract


Ikan gurami dengan nama latin Osphronemus gouramy merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kandungan air yang cukup tinggi pada ikan menjadi penyebab terjadinya penurunan mutu dan kesegaran ikan karena mudah membusuk. Upaya menghindari pembusukan atau kemunduran mutu pada ikan biasanya dilakukan dengan cara pendinginan, namun terdapat keterbatasan yaitu umur simpan daging relatif pendek. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perendaman karagenan rumput laut Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui dosis karagenan yang optimal untuk digunakan dalam mempertahankan kesegaran ikan gurami. Metode yang digunakan antara lain uji nilai organoleptik, uji Total Volatile Base Nitrogen (TVB-N), dan uji Angka Lempeng Total (ALT) yang disimpan selama 0, 3, dan 6 hari pada suhu 4oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karagenan berpengaruh sangat nyataterhadap nilai organoleptik dan  TVB-N,  namun tidak berpengaruh terhadap uji ALT. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dosis karagenan yang optimal untuk mempertahankan kesegaran ikan gurami adalah 500 ppm.

Abstract

Gourami fish with the latin name Osphronemus gouramy is a freshwater fish that has high economic value. Fish has a fairly high water content so that the quality and freshness of the fish decreases because it rots easily. Efforts to avoid spoilage or deterioration in quality of fish are usually done by refrigeration, however refrigeration still has limitations, namely the relatively short shelf life of the meat. The aim of this research is to determine the effect of soaking Kappaphycus alvarezii seaweed carrageenan extract, as well as determine the optimal dose of extract to be used to maintain the freshness of Gourami Fish. The methods used include organoleptic value tests, Total Volatile Base Nitrogen (TVB-N) test, and Total Plate Count (TPC) test which are stored for 0, 3, and 6 days at 4oC. The results showed that carrageenan extract had a very significant effect on organoleptic value and TVB-N, but had no effect on TPC test. Based on the result of this research, it can be concluded that the optimal dose of carrageenan to maintain the freshness of gourami fish is 500 ppm.


Keywords


Angka Lempeng Total; karagenan; Kappaphycus alvarezii; ikan gurami; Total Volatile Base Nitrogen

References


Association of Official Analytical Chemist (AOAC). (1999). Official methods of analysis of the association of official analytical Chemist. Washington, USA.

Ayuditya, A. (2021). Uji aktivitas antioksidan dan identifikasi senyawa karagenan dari alga merah (Eucheuma cottonii) hasil ekstraksi sonikasi dengan variasi pelarut dan konsentrasi pelarut. Disertasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). (2009). Batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan (SNI 7388-2009). Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Badan Standarisasi Nasional (BSN). (2013). Ikan Segar (SNI 01-2729-2013). Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Bhernama, B. G. (2019). Analisis karakteristik karagenan Eucheuma cottonii asal Aceh Jaya menggunakan pelarut alkali (KOH dan NaOH). Amina, 1(2), 59- 66.

Chamidah, A., & Burhana, G. S. (2022). Aktivitas antimikrobia ekstrak Padina Gymnospora terhadap fillet Ikan Tenggiri (Scomberomorus Commerson) pada suhu dingin selama penyimpanan 9 Hari. Journal Of Fisheries and Marine Research, 6(1), 142-151.

Darmawan, D., Jamaluddin, J., & Rais, M. (2022). Rancang bangun alat pemanggang Ikan Bandeng (Chanos-chanos) tipe smart berbasis mikrokontroler. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 8(1), 29-36.

Hidayah, R. Y., Winarni, W., & Susatyo, E. B. (2015). Pengaruh penggunaan lengkuas terhadap sifat organoleptik dan daya simpan Ikan Nila segar. Indonesian Journal of Chemical Science, 4(3), 201-206.

Kumayanjati, B ., & Dwimayasanti, R. (2018). Kualitas karagenan dari rumput laut Kappaphycus alvarezii pada lokasi berbeda di perairan Maluku Tenggara. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 13(1), 21-32.

Nurilmala, M., Nurjanah, N., Fatriani, A., Indarwati, A. R., & Pertiwi, R. M. (2021). Kemunduran mutu ikan baronang (Siganus javus) pada penyimpanan suhu chilling. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 12(1), 93-101.

Mile, L., (2013). Analisis TPC dan Total Bakteri Psikrofilik pada Ikan Layang (Decapterus macrosoma) selama penyimpanan suhu rendah. Nike; Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(2), 103-106.

Perdana, I, A., Amir, H., & Latif S. 2019. Aktivitas Antibakteri ekstrak Turbinaria conoides dan Pengaruhnya dalam meningkatkan daya simpan fillet ikan nila pada suhu dingin. Jurnal Perikanan, 21(1), 1-7.

Putra, M, A. (2015). Analisa TVB (Total Volatile Base) dan pH Ikan Layang (Decapterus sp.) selama penggaraman dengan metode garam kering dan basah. Skripsi. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene dan Kepulauan.

Samputri, R. I. Analisa kadar Total Volatile Base (TVB) pada ikan tongkol (Euthynnus affnis C) dan ikan lele (Clarias) dengan metode destilasi. Skripsi. Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

Silaban, S., Rajagukguk, J., & Simorangkir, M. (2021). Pendampingan kelompok tani manise memanfaatkan hama Keong Mas (Pomacea sp.) sebagai pakan Ikan gurami (Osphronemus gouramy). Jurnal Abdinus: Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(2), 311-320.

Suhandana, M., & Tati, N. (2018). Kadar Total Volatile Base, Glikogen, Katepsin dan Water Holding Capacity Daging Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada fase kemunduran mutu. MARINADE, 1(1), 27-35.

Sulistijowati, R., Ladja, T. J., & Harmain, R. M. (2020). Perubahan nilai pH dan jumlah bakteri Ikan Nila (Oreochromis niloticus) hasil pengawetan larutan Daun Matoa (Pometia pinnata). Media Teknologi Hasil Perikanan, 8(2), 76-81.

Tejakusuma, W. (2015). Pengaruh tingkat konsentrasi penggunaan karagenan terhadap awal kebusukan Nugget Puyuh pada suhu ruang. Students E-Journal, 4(4), 1-10.

Tjahyaningsih, W., Alamsjah, M. A., & Abdillah, A. A. (2013). Potensi pemanfaatan ekstrak etanol alga merah (Kappaphycus alvarezii) sebagai pengawet alami pengganti formalin pada daging ikan. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 5(2), 123-128.

Wati, R. Y., (2018). Pengaruh pemanasan media Plate Count Agar (PCA) berulang terhadap uji Total Plate Count (TPC) di Laboratorium Mikrobiologi Teknologi Hasil Pertanian Unand. Jurnal Teknologi dan Manajemen Pengelolaan Laboratorium, 1(2), 44-47.

Zheng, L. X., Liu, Y., Tang, S., Zhang, W., & Cheong, K. L. (2023). Preparation methods, biological activities, and potential applications of Marine Algae Oligosaccharides: A Review. Food Science and Human Wellness, 12(2), 359-370.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jpbkp.v18i2.959

Article Metrics

Abstract view : 134 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 70 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JPBKP adalah Jurnal Ilmiah yang terindeks :


Creative Commons License

ISSN : 1907-9133(print), ISSN : 2406-9264(online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.